Raker BEM Unipra 2026–2027 Dorong Penguatan Tata Kelola Organisasi Mahasiswa

[Foto] Duduk di depan Bachrul Amiq Rektor Unipra, Lailatul Musyarrofah Presiden BEM Unipra, dan Syatwana Khoirul Ihsan Ketua Pelaksana Raker, dan beserta jajaran pengurus BEM 2026-2027

Surabaya | LPM BukPoIn — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas W.R. Supratman (Unipra) Surabaya menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) periode 2026–2027 dengan mengusung tema "Optimalisasi dan Penguatan Relevansi Program Kerja BEM Unipra untuk Mewujudkan Tata Kelola Organisasi Mahasiswa yang Adaptif, Efektif, dan Berkelanjutan", yang bertempat di Aula Lantai 2 Gedung FKIP Unipra, Senin (26/10/2026).

Kegiatan berlangsung mulai pukul 15.10 hingga 19.40 WIB. Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, sambutan, doa, dan foto bersama. kemudian dilanjutkan dengan sesi persidangan yang diawali dengan pembacaan tata tertib dan dilanjutkan dengan agenda utama, yakni pemaparan program kerja BEM Unipra.

Ketua Pelaksana, Syatwana Khoirul Ihsan, menjelaskan bahwa tema tersebut diangkat sebagai bentuk komitmen BEM Unipra untuk mengoptimalkan program yang telah berjalan sekaligus memperbaiki tata kelola organisasi mahasiswa (Ormawa) di lingkungan kampus.

"Kita mengambil tema ini untuk mengoptimalkan yang sudah ada, kemudian juga ingin memperbaiki sistem yang kurang baik tata kelolanya dan meningkatkan semangat teman-teman Ormawa supaya lebih aktif berorganisasi," jelasnya.

Raker tersebut turut dihadiri oleh Rektor Unipra, Bachrul Amiq, jajaran pengurus BEM Unipra, serta perwakilan Ormawa di lingkungan kampus. Syatwana menyebutkan bahwa kegiatan tersebut dihadiri sekitar 30 orang.

"Kurang lebih ada 30 orang yang hadir," ujarnya.

Sementara itu, Presiden BEM Unipra, Lailatul Musyarrofah, menjelaskan bahwa Raker tersebut bertujuan untuk mengaktifkan kembali Ormawa yang sempat vakum sekaligus membenahi sistem pengelolaan organisasi yang telah aktif agar lebih terstruktur.

"Rapat kerja periode kali ini bertujuan agar dapat membawa arah baru menuju perubahan dan mewujudkan tata kelola yang baik untuk Ormawa Unipra," tuturnya.

Ia berharap program kerja yang telah dipaparkan oleh setiap kementerian BEM Unipra dapat direalisasikan dengan baik sehingga memberikan manfaat bagi kampus maupun masyarakat sekitar.

"Harapannya, apa yang sudah menjadi pokok rekomendasi program kerja dari para kementerian BEM Unipra nantinya bisa menjadi tinjauan dan manfaat bagi Unipra sendiri dan masyarakat sekitar," harapnya.

Dalam sambutannya, Rektor Unipra, Bachrul Amiq, menegaskan bahwa mahasiswa tidak boleh hanya berfokus pada kegiatan internal kampus. Menurutnya, mahasiswa juga perlu terlibat dalam kegiatan eksternal yang dapat memperkuat eksistensi kampus sekaligus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

“Jangan hanya mengurusi kegiatan yang sifatnya internal. Rapat memang penting untuk persiapan, tetapi mahasiswa juga perlu membuat kegiatan eksternal yang bisa menguatkan nama Unipra di tengah masyarakat. Kalian ini adalah agent of change, agen perubahan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Amiq berpesan agar program kerja yang telah disusun dalam Raker tidak berhenti sebagai rencana semata, tetapi benar-benar dilaksanakan dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan kampus maupun masyarakat.

“Jangan ada program-program yang hanya omon-omon saja. Persoalan yang ada di sekitar kita harus mulai diselesaikan. Berbuatlah sesuatu yang memberikan manfaat di tengah kesulitan yang dialami masyarakat,” pesannya. (Ell/Shb)