Musdega III UKM Pramuka Unipra Jadi Momentum Regenerasi dan Pengembangan Racana

 

[Foto] Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Kabiro Humas), Dewan Penasihat UKM Pramuka, Ketua Pelaksana Harian UKM Pramuka, Pembina Pramuka Putri Unipra, Calon Ketua Racana Putra dan Putri

Surabaya | LPM BukPoIn – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pramuka Universitas W.R. Supratman (Unipra) Surabaya menggelar Musyawarah Pandega (Musdega) III dengan tema “Next Level dari Aku ke Kita” di Aula Gedung FKIP pada Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum regenerasi kepengurusan sekaligus menentukan arah pengembangan Racana Pramuka Unipra ke depan.

Musdega III diikuti oleh 34 peserta, yang terdiri atas 27 anggota UKM Pramuka, tiga perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), perwakilan Rektor Unipra melalui Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Kabiro Humas), Dewan Penasihat UKM Pramuka, Ketua Pelaksana Harian UKM Pramuka, serta Pembina Pramuka Putri Unipra.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan pembukaan dan sambutan, pemaparan laporan pertanggungjawaban (LPJ), serta penyampaian visi dan misi calon ketua Racana Putra dan Putri. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemilihan melalui mekanisme pemungutan suara (voting) dan diakhiri dengan sesi foto bersama.

Ketua Racana Putri Pramuka, Selvi Seven Oktavia, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk meregenerasi kepengurusan UKM Pramuka sekaligus menjadi langkah awal bagi perkembangan organisasi pada periode berikutnya.

“Dengan diadakannya Musdega ini, semoga kegiatan Pramuka tidak berhenti sampai di sini saja. Semoga kegiatan ini menjadi awal bagi kepengurusan Racana Pramuka Universitas W.R. Supratman untuk terus berkembang,” jelas Selvi.

Antusiasme peserta dalam mengikuti Musdega III juga mendapat apresiasi dari perwakilan Rektor Unipra, Davis Febrianto. Ia menilai kehadiran tiga pasangan calon dalam proses pemilihan menunjukkan adanya semangat mahasiswa untuk memajukan UKM Pramuka, meskipun jumlah peserta yang hadir belum terlalu banyak.

“Acara Musdega berjalan dengan baik dan lancar, meskipun mahasiswa yang hadir tidak terlalu banyak. Namun, kehadiran tiga pasangan calon menunjukkan antusiasme mahasiswa untuk memajukan Pramuka Unipra. Saya berharap Pramuka Unipra tetap eksis sebagai salah satu kegiatan mahasiswa,” tutur Davis.

Selain regenerasi kepengurusan, pengembangan keanggotaan juga menjadi perhatian dalam Musdega III. Hal ini berkaitan dengan komposisi anggota yang sebagian besar berasal dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), sementara keterlibatan mahasiswa dari fakultas lain masih perlu ditingkatkan.

Dewan Penasihat UKM Pramuka, Kurniasari, berharap kegiatan kepramukaan di Unipra dapat menjangkau mahasiswa dari berbagai fakultas sehingga keanggotaan organisasi menjadi lebih beragam.

“Harapan saya, anggota Pramuka tidak hanya berasal dari teman-teman FKIP. Saya juga menantikan keterlibatan mahasiswa dari fakultas-fakultas lainnya untuk ikut serta dalam kegiatan kepramukaan ini,” ungkap Kurniasari.

Sementara itu, Pembina Racana Putri Dewi Sartika Unipra, Fitri Hidyanti, menekankan pentingnya pelaksanaan Musdega secara rutin setiap tahun sebagai bagian dari keberlanjutan organisasi. Ia juga berharap program kerja yang disusun ke depan dapat semakin berkembang dan menghadirkan lebih banyak kegiatan bagi anggota.

“Harapan saya, Musdega dapat dilaksanakan setiap tahun. Untuk program-program ke depan, semoga bisa lebih baik. Selain Safari Ramadan yang menjadi kegiatan rutin, saya juga berharap ada kegiatan lain yang dapat dilaksanakan oleh Racana Unipra dan Dewi Sartika,” pesan Fitri.

Dukungan dari berbagai pihak juga dinilai penting untuk menunjang pelaksanaan program kerja dan meningkatkan prestasi organisasi. Ketua Pelaksana Harian Gugus Depan, Titok Waskito Adi, berharap seluruh sivitas akademika Unipra, khususnya unsur pimpinan, dapat memberikan dukungan terhadap pengembangan kegiatan kepramukaan di lingkungan kampus.

“Saya juga mengharapkan dukungan dari seluruh sivitas akademika Unipra, khususnya unsur pimpinan, untuk mendukung kegiatan kepramukaan agar dapat berkembang, menjadi lebih baik, dan meraih prestasi. Harapan kami, Racana Unipra tidak hanya mengharumkan nama kampus di Kota Surabaya, tetapi juga di Jawa Timur, tingkat nasional, bahkan internasional,” ujar Titok.

Ia menambahkan bahwa Pramuka merupakan salah satu wadah pendidikan karakter bagi mahasiswa, termasuk dalam menumbuhkan semangat bela negara.

“Kami berharap seluruh anggota Pramuka Unipra terus mengembangkan organisasi, mengajak mahasiswa dari berbagai fakultas untuk bergabung, serta meningkatkan prestasi Racana agar dapat mengharumkan nama Unipra di tingkat regional, nasional, hingga internasional,” tutup Titok. (Hds/Shb)