Workshop Coding PGSD Unipra Ditutup Sukses, Bekali Peserta dengan Pengalaman Belajar Baru

[Foto] Suasana pertemuan ketiga Workshop Coding gratis Arek Suroboyo 
Surabaya | LPM BukPoIn – Workshop Coding yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas W.R. Supratman (Unipra) Surabaya resmi berakhir pada pertemuan ketiga, Minggu (26/7/2026).

Rangkaian kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 - 12.00 WIB diisi dengan penyempurnaan proyek mandiri yang telah dikerjakan peserta, dilanjutkan dengan presentasi hasil karya di depan kelas, kemudian ditutup dengan sesi evaluasi serta pemberian apresiasi sebagai bentuk penghargaan atas semangat belajarnya peserta selama mengikuti workshop dalam tiga kali pertemuan.

Ketua Pelaksana, Alfonsius Aldiano, menyampaikan rasa syukurnya atas suksesnya kegiatan Workshop Coding. Menurutnya, keterlibatan dan kerja sama seluruh pihak menjadi faktor utama yang mendukung kelancaran serta keberhasilan kegiatan tersebut.

"Puji syukur, Workshop Coding ini dapat berjalan dengan lancar selama tiga pertemuan. Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama panitia, dosen pembimbing, para mentor, serta semangat para peserta," ujarnya.

Mahasiswa yang akrab disapa Andhok itu mengungkapkan bahwa antusiasme peserta menjadi salah satu indikator keberhasilan kegiatan. Hal itu mendorongnya untuk terus menghadirkan program-program yang lebih bermanfaat pada masa mendatang.

"Momen yang paling berkesan bagi saya adalah ketika melihat peserta yang awalnya belum mengenal coding akhirnya mampu membuat proyek sederhana dan bangga dengan hasil karya mereka. Hal itu menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan kegiatan edukatif seperti ini," ungkapnya.

Salah satu peserta, Hilbram, siswa kelas 6 SD, mengaku senang mengikuti Workshop Coding karena mendapatkan pengalaman belajar baru yang berbeda dari pembelajaran di sekolah.

"Belajarnya seru karena bisa langsung mencoba praktik bersama kakak-kakak pembina. Awalnya saya belum tahu apa itu coding, tetapi sekarang saya jadi lebih paham dan ingin belajar lagi," tutur Hilbram.

Sementara itu, Dekan FKIP Unipra berharap kegiatan tersebut tidak hanya berhenti pada pelaksanaan kali ini saja, tetapi dapat terus menjadi program yang berkelanjutan yang mampu memberikan manfaat lebih luas serta menjangkau lebih banyak peserta di masa mendatang.

"Saya berharap ilmu yang diperoleh selama tiga pertemuan ini dapat menjadi bekal awal bagi anak-anak untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang teknologi. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi Unipra dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan mempersiapkan generasi muda yang kreatif, inovatif, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan era digital," tutupnya.(Ssc/Zid)