Tampil Perdana, Atlet Pagar Nusa Unipra Sabet Lima Medali di Kejurnas Yudharta Rektor Cup 2026

[Foto] Apresiasi Rektor Unipra kepada para atlet juara

Surabaya | LPM BukPoIn – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pagar Nusa Universitas W.R. Supratman (Unipra) Surabaya berhasil meraih tiga medali emas dan dua medali perak pada ajang Rektor Cup Kejuaraan Pencak Silat Pagar Nusa Tingkat Nasional, yang dilaksanakan di Universitas Yudharta Pasuruan, pada 22–24 Mei 2026.

Kejuaraan tersebut diikuti sebanyak 61 peserta dari 19 kontingen. Prestasi tersebut menjadi pencapaian membanggakan bagi UKM Pagar Nusa karena merupakan keikutsertaan perdana mereka dalam kompetisi pencak silat.

Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi langsung dari Rektor Universitas W.R. Supratman, Bachrul Amiq. Menurutnya, pencapaian yang diraih UKM Pagar Nusa dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk aktif mengikuti kompetisi dan mengharumkan nama kampus.

“Saya apresiasi prestasi ini. Saya berharap pencapaian ini tidak hanya memotivasi anggota Pagar Nusa, tetapi juga mahasiswa lainnya untuk aktif mengikuti kompetisi sehingga nama Unipra semakin terangkat,” ujar Amiq.

Amiq juga menegaskan, komitmen kampus dalam mendukung perkembangan UKM Pagar Nusa melalui peningkatan fasilitas latihan agar prestasi mahasiswa dapat terus berkembang.

“Salah satunya adalah sarana dan prasarana latihan. Bagaimana bisa menang kalau tidak berlatih dengan baik, dan bagaimana bisa berlatih dengan baik kalau tidak didukung dengan sarana prasarana. Komitmen Unipra adalah menambah dan meningkatkan fasilitas latihan supaya latihan bisa lebih maksimal dan prestasi juga semakin meningkat,” tambahnya.

Dalam kejuaraan tersebut, UKM Pagar Nusa Unipra menurunkan peserta di beberapa kelas pertandingan, di antaranya kelas under dewasa putri, kelas under dewasa putra, kelas B dewasa putra, kelas B dewasa putri, dan kelas E dewasa putra. Dari seluruh kategori yang diikuti, Pagar Nusa Unipra berhasil membawa pulang tiga medali emas dan dua medali perak.

Afrida Munzilatul Hikmah dari Prodi Administrasi Bisnis berhasil meraih medali emas pada kelas under dewasa putri, Ach. Fauzi dari Prodi Akuntansi turut menyumbangkan medali emas pada kelas under dewasa putra. Sementara itu, Sandi Agil Damara dari Prodi Teknik Industri berhasil memperoleh medali emas pada kelas B dewasa putra setelah melewati pertandingan sengit hingga babak final.

Selain itu, Riya Fauzia Saputri dari Prodi Manajemen berhasil meraih medali perak pada kelas B dewasa putri. Adapun Moh. Arif Isnaini dari Prodi Manajemen yang turun pada kelas E dewasa putra berhasil meraih podium dua.

Lebih lanjut, Amiq menegaskan pentingnya kemampuan bela diri bagi mahasiswa, baik untuk pengembangan prestasi maupun sebagai keterampilan menjaga diri.

“Kemampuan bela diri merupakan keterampilan yang bermanfaat bagi mahasiswa, baik yang berprestasi maupun yang belum. Selain menjadi bekal menjaga diri, saya berharap semakin banyak mahasiswa yang bergabung dengan UKM Pagar Nusa untuk mengembangkan kemampuan dan memperoleh pengalaman baru,” tuturnya.

Ketua UKM Pagar Nusa Unipra, Muhtada Karendra, mengaku bangga atas pencapaian yang berhasil diraih para anggota dalam pertandingan perdana tersebut. Menurutnya, hasil yang diperoleh merupakan buah dari latihan rutin yang dijalani anggota selama ini.

“Tentunya ini merupakan kebanggaan besar karena ini adalah pertandingan perdana bagi UKM kami dan latihan rutin empat kali dalam seminggu akhirnya membuahkan hasil,” ujar Karendra pada Selasa, 26 Mei 2026.

Rendra, sapaan akrabnya, ia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak kampus dan para dosen atas dukungan yang diberikan selama proses persiapan hingga pelaksanaan pertandingan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Rektor, para dosen, dan seluruh pihak kampus atas dukungan berupa fasilitas dan peralatan latihan. Kami berharap rekan-rekan terus bersemangat mengembangkan UKM Pagar Nusa di Unipra dengan tetap mengutamakan kualitas,” katanya.

Mengenai target selanjutnya, Rendra menyampaikan bahwa UKM Pagar Nusa akan mulai memfokuskan pengembangan pada nomor seni tanpa meninggalkan latihan tanding yang telah berjalan.

“Untuk target berikutnya, kami akan fokus mengembangkan nomor seni karena sejauh ini kami baru mengikuti nomor tanding. Latihan tanding juga tetap dilanjutkan guna memperkuat mental atlet,” tambahnya. (Ssc/Shb)