![]() |
| [Foto] Suasana sebelum acara dimulai |
Surabaya | LPM BukPoIn - Universitas W.R. Supratman (Unipra) menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Periode I Tahun 2026 pada Sabtu (18/04/2026) di Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama, sebanyak 200 wisudawan dan wisudawati dari berbagai program studi S1 resmi dikukuhkan.
Penetapan kelulusan tersebut berdasarkan Surat Keputusan No. 009 SKPT/UN/IV/2026 tentang wisudawan program sarjana. Prosesi berlangsung khidmat dan menjadi momentum penting bagi para lulusan dalam menapaki jenjang berikutnya, baik di dunia kerja maupun pendidikan lanjutan.
Rektor Unipra, Bachrul Amiq, menegaskan bahwa ijazah yang diterbitkan merupakan ijazah resmi dan sah.
“Ijazah yang diberikan Universitas W.R. Supratman adalah ijazah asli dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Dalam sambutannya, ia juga menyampaikan kisah inspiratif dari para wisudawan, di antaranya Veronika yang menjadi sarjana pertama di keluarganya, serta Lilik Hendarwanti, anggota DPRD Jawa Timur yang kembali menempuh pendidikan untuk memperdalam ilmu penganggaran.
Menurutnya, kedua kisah tersebut mencerminkan bahwa pendidikan dapat diraih oleh siapa saja, tanpa memandang latar belakang. Ia juga mendorong para lulusan untuk terus mengembangkan diri, termasuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.
“Kami berharap para lulusan tidak berhenti sampai di sini. Unipra juga telah membuka program magister (S2) Administrasi Publik sebagai ruang pengembangan lanjutan,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Bachrul Amiq juga mengungkapkan bahwa wisuda kali ini merupakan periode terakhirnya menjabat sebagai rektor. Ia mengenang perjalanan kampus yang pernah menghadapi berbagai tantangan hingga akhirnya mampu bangkit dan berkembang.
“Wisuda tahun ini menjadi wisuda terakhir saya sebagai Rektor Unipra,” ungkapnya.
Salah satu orang tua wisudawan, Ayu Puspita, mengaku bangga atas pencapaian anaknya setelah melalui berbagai proses selama perkuliahan.
“Saya sangat bangga dan berharap ke depan anak saya bisa lebih sukses,” tuturnya.
Sementara itu, perwakilan wisudawan, Andrean dari Fakultas Teknik, menyampaikan bahwa wisuda merupakan momen yang paling dinantikan setelah melewati berbagai tantangan, terutama dalam penyusunan skripsi.
“Wisuda ini adalah momen yang sudah lama saya tunggu,” katanya. (Ham/Frs)
