Surabaya | LPM BukPoIn - Himpunan Mahasiswa Manajemen (Himman) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas W.R. Supratman (Unipra) Surabaya sukses gelar acara Webinar Nasional yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting, dengan tema “Strategi Bisnis Cerdas: Menyeimbangkan Perkuliahan, Karier, dan Kewirausahaan di Era Modern.” pada Minggu (15/03/26).
Ketua pelaksana Webinar Nasional, Nicolas Deri Kristian, menyampaikan bahwa acara tersebut tidak hanya diikuti oleh mahasiswa Unipra saja melainkan diikuti oleh peserta dari kampus lain serta kalangan orang yang sudah bekerja.
"Untuk peserta yang mendaftar berjumlah 79 peserta, terdiri dari mahasiswa, pelajar, dan pekerja, webinar ini tidak hanya di kalangan mahasiswa saja, yang sementara kami ajak adalah UHT, ITATS, Unitomo, Untag, UKDC daerah yang dekat dengan Universitas W.R. Supratman," ucapnya.
Salah satu peserta, Marolin Yaku Danga mengaku dirinya sangat senang karena sudah mendapatkan wawasan baru dari materi yang disampaikan.
"Perasaanku setelah mengikuti webinar tentunya aku merasa senang karena aku bisa mendapatkan ilmu tambahan dari kegiatan webinar tersebut," tuturnya.
Mahasiswi FEB Unipra Semester 2 ini mengaku bahwa dirinya mendapatkan wawasan mengenai cara mahasiswa mengelola peran antara perkuliahan, karier, dan peluang berbisnis di tengah perkembangan teknologi yang terus berubah.
"Kalau yang aku dapatkan itu ada banyak sesuai yg disampaikan sama kak Finky, jadi yg aku dapatkan yaitu tentang bagaimana kita sebagai mahasiswa bisa menyeimbangkan antara karir, kuliah dan berbisnis di era digital ini karena tentunya akan banyak tantangan dari perubahan teknologi," ungkapnya.
Disisi lain, ketua Himman, Lailatul Musyarrofah menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk membantu kebingungan mahasiswa yang ingin menjalani pendidikan di perguruan tinggi.
"Untuk membantu mahasiswa yang masih kesulitan antara kuliah dulu atau bekerja dulu, padahal keduanya bisa diseimbangkan ketika bisa mengelola manajemen waktunya dan mencari letak peluangnya," jelasnya. (Ell/Shb)
