Sosok Disiplin Paldianus Rina Komandan Provos Menwa Unipra

[Foto] Paldianus Rina Komandan Provos Menwa Unipra
Surabaya | LPM BukPoIn – Paldianus Rina mahasiswa semester satu, Prodi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas W.R. Supratman (Unipra) Surabaya yang saat ini menjabat sebagai Komandan Provos Resimen Mahasiswa (Menwa) di Unipra.

Mahasiswa yang akrab disapa Faldi ini lahir pada 26 Februari 2006 di Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia menempuh pendidikan dasar di SD Negeri 1 Denduka, kemudian melanjutkan pendidikan menengah pertama di SMP Negeri 1 Wewewa Selatan, dan menyelesaikan pendidikan menengah atas di SMA Negeri 1 Loli.

Dengan latar belakang pendidikan serta semangat kedisiplinan yang tinggi, Paldianus Rina dipercaya mengemban amanah sebagai Komandan Provos Menwa Unipra Surabaya. Dalam perannya, ia bertanggung jawab menjaga ketertiban dan kedisiplinan anggota, sekaligus menjadi teladan dalam sikap, perilaku, dan tanggung jawab organisasi.

Dalam kesehariannya, Faldi menerapkan pola hidup yang disiplin dan teratur. Ia membiasakan diri bangun lebih awal untuk menjaga kesiapan fisik dan mental sebelum memulai aktivitas. Baginya, kedisiplinan harus dimulai dari diri sendiri.

“Kegiatan sehari-hari saya, setiap bangun pagi biasanya melakukan latihan fisik seperti push-up sebelum memulai aktivitas. Bagi saya, menjaga kesehatan itu sangat penting. Selain itu, saya juga sering bermain futsal bersama teman-teman di kampus,” ujarnya saat dikonfirmasi, pada Sabtu (14/2/2026).

Melalui komitmen dan konsistensinya, Faldi meyakini dapat terus membawa Menwa Unipra menjadi organisasi yang solid, disiplin, serta mampu mencetak generasi mahasiswa yang berkarakter dan berintegritas.

Kedepannya Faldi juga berharap dapat terus membawa Menwa Unipra menjadi organisasi yang solid, profesional, dan berintegritas. Ia menekankan pentingnya menjaga jati diri Menwa sebagai wadah pembinaan karakter dan bela negara bagi mahasiswa. 

“Harapan saya terhadap perkembangan Resimen Mahasiswa ke depan adalah agar Menwa terus berkembang menjadi organisasi yang profesional, solid, dan berdaya saing tanpa meninggalkan jati diri sebagai wadah pembinaan karakter dan bela negara bagi mahasiswa. Menwa harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, namun tetap berpegang teguh pada nilai disiplin, loyalitas, dan pengabdian,” ungkapnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh anggota Menwa agar senantiasa menjaga kekompakan dan menjunjung tinggi nilai kedisiplinan dalam setiap aktivitas.

“Saya berpesan agar seluruh anggota Menwa menjaga kekompakan, menjunjung tinggi kedisiplinan, serta saling menghargai dalam setiap perbedaan," tambahnya. (Frs/Why)