![]() |
| [Foto] Fuad Benardi, S.Kom., M.MT, Anggota Komisi C DPRD Jatim |
Surabaya | LPM BukPoIn – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas W.R. Supratman (Unipra) Surabaya menghadirkan Anggota Komisi C DPRD Provinsi Jawa Timur, Fuad Benardi, sebagai pemateri dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) 2026, yang digelar pada Sabtu (24/01/2026) di Aula Unipra Surabaya.
Dalam sesi materi kepemimpinan, Fuad menekankan pentingnya sikap visioner bagi seorang pemimpin. Menurutnya, pemimpin harus memiliki arah dan tujuan yang jelas agar organisasi yang dipimpin mampu mencapai target yang telah ditetapkan.
"Seorang pemimpin itu harus visioner, harus mempunyai arah dan tujuan, harus bisa mengarahkan organisasinya ini mau dibawa kemana, terus kemudian nantinya itu dalam membuat program pastinya memang sesuai dengan visinya dan itu realistis yang dijalankan" jelas Fuad di hadapan peserta LDKM.
Tak hanya menyoroti aspek visi, Fuad juga mengingatkan bahwa kepemimpinan tidak selalu diwujudkan melalui gerakan besar. Ia menilai, diskusi yang konstruktif dan konsultatif justru dapat melahirkan solusi nyata terhadap berbagai persoalan.
"Kepemimpinan itu tidak hanya kita melakukan kayak demo, seharusnya kita itu buat suatu program yang konsultatif, karena ketika kita mengkritik apapun itu, pasti nantinya akan ada solusinya" katanya.
Lebih lanjut, Fuad menegaskan bahwa bangsa saat ini membutuhkan pemimpin yang tidak hanya mampu menyuarakan aspirasi, tetapi juga sanggup menawarkan jalan keluar atas berbagai permasalahan, khususnya dalam evaluasi kebijakan pemerintah.
“Sekarang yang dibutuhkan oleh negara, ada suatu pemimpin yang tidak hanya sekedar suka protes, mengkritik, tetapi juga kita bisa memberikan solusi, sehingga nantinya itu menjadi bahan evaluasi buat para pemandu kebijakan yang ada dipemerintah, untuk nantinya bisa melakukan perbaikan-perbaikan terhadap program yang sudah dijalankan," ungkapnya.
Di akhir pemaparannya, mantan ketua Karang Taruna Surabaya tersebut turut mendorong mahasiswa untuk aktif berorganisasi sebagai wadah pengembangan diri, perluasan relasi, serta peningkatan wawasan kepemimpinan.
"Saya berharap kepada semua mahasiswa dimanapun itu terutama di Unipra, ayo kita ini menambahkan pengalaman kita, dengan bergabung organisasi-organisasi kepemudaan yang ada di mahasiswa, supaya kita punya pengalaman, kita bisa punya wawasan dan kita juga bisa mendapatkan insight dari temen-temen organisasi" pungkasnya. (Zid/Frs)

